Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Andaikan Imajinasi Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Kebahagiaan Akan Tetap Abadi Dalam Diri Setiap Orang

Penulis: Admin LH

Hidup tidaklah mudah, tapi kita harus menjalaninya dengan rasa syukur | Sunber gambar; Kompas

LelahnyaHidup.com - Ternyata hidup itu serba sulit. Yang mudah adalah imajinasi.

Andaikan imajinasi semudah membalikkan telapak tangan, kebahagiaan akan tetap abadi dalam diri setiap orang.

Sayangnya, kebahagiaan itu hanya bersifat sementara, dan untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut, kita dituntut untuk terus mencari kebahagiaan, melalui cara apa pun.


Berbicara mengenai kebahagiaan, tentunya setiap orang memiliki versi bahagianya tersendiri.

Meski demikian, kita harus jujur dan mengakui bahwasannya kita semua sudah lelah dengan hidup ini.

Entah penulis ataupun pembaca budiman, berusaha untuk menolak pandangan ini, tetapi nyatanya kita semua tidak senang atau nyaman dengan hidup kita, terutama diri sendiri.

Makanya filsuf Plato dalam etika Nicomahea mengatakan dengan jelas, "pencarian tertinggi dan terakhir dari manusia adalah kebahagiaan."


Banyak orang mengatakan atau berpendapat, terutama praktisi psikolog maupun tokoh-tokoh motivator sampai pada tokoh agama (spiritualitas) selalu berusaha untuk men-sugesti diri kita untuk bahagia.

Tapi, realitanya sangat sulit. Benar, kan? Ya, inilah hidup yang tidak semulus jalan aspal atau imajinasi di balik pikiran kita.

Sementara, bila kita kaji dari pendapat para filsuf kuno Yunani, terutama quotes atau caption/kata-kata bijak di depan pintu gua, dengan jelas mengatakan, kenalilah dirimu sendiri."


"Know yourself" sebebarnya mengajak kita untuk terus mencari sumber kebahagiaan.

Kebahagiaan versi penulis pun berbeda dari pembaca budiman.

Namun, bagaimana pun kita harus berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut.

Walau hanya sementara atau numpang lewat sesaat, tapi setidaknya kita sudah berjuang.

Perjuangan kita akan sedikit menemui titik terang, bila kita meluangkan waktu sejenak untuk bermeditasi.

Apa itu meditasi? Proses keintiman atau dialog bersama diri sendiri.

Rahasia ini sudah dipraktekkan atau dijalani para pemuka agama dan mereka yang benar-benar sudah nyaman dengan diri mereka sendiri.

Dalam meditasi, kita akan merasakan sensasi kebahagiaan yang tersemai dalam udara yang keluar dan masuk melalui hidung kita.

Penasaran akan nikmatnya meditasi? Yuk, luangkan waktu sejenak untuk duduk bersilah, sembari pejamkan mata dan rasakan apa yang diri kita inginkan dalam hidup ini.

Percayalah semakin kita mencoba, kita pun akan mendapatkan kenyamanan hidup. Tak peduli, rasa nyaman itu hanya sementara.

Tapi, setidaknya kita berusaha untuk menyeimbangkan hidup, perkataan, dan perbuatan.

Layaknya para tokoh kharismatik di bidang humaniora atau pengembangan diri.


Posting Komentar untuk "Andaikan Imajinasi Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Kebahagiaan Akan Tetap Abadi Dalam Diri Setiap Orang"